PENGARUH JUMLAH SIRIP TERHADAP PERPINDAHAN PANAS PADA DOUBLE PIPE HEAT EXCHANGER

  • Arif Rochman Fachrudin Politeknik Negeri Malang
  • Gumono Gumono
  • Riyanto Heri Nugroho

Abstract

Shell and Tube Exchanger merupakan salah satu alat penukar kalor dengan memanfaatkan 2 pipa yaitu pipa bagian luar (Shell) dan pipa bagian dalam (tube). Fluida panas mengalir pada bagian dalam, dan fluida pendingin mengalir berlawanan arah pada pipa bagian luar (Shell), sehingga terjadi proses pendingin fluida panas yang mengalir di pipa bagian dalam, yaitu panas dari fluida panas dipindahkan ke fluida dingin yang mengalir. Proses ini berjalan terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan suhu yang di hasilkan oleh penelitian tersebut dengan melakukan variasi jumlah sirip dan mengetahui seberapa besar penurunan suhu yang terjadi pada variasi tersebut menggunakan perpindahan panas pada heat exchanger pipa ganda dengan sirip siku empat. Shell and Tube heat exchanger didesain dengan variasi jumlah sirip yang diletakkan pada pipa dalam (tube) Jumlah sirip yang divariasikan adalah : tanpa sirip, 3 sirip, 6 sirip dan 9 sirip.


Dari pengujian ini dihasilkan bahwa penurunan temperatur tertinggi adalah pada sirip yang paling banyak yaitu berjumlah 9, yaitu sebesar 45,3 0C. Penurunan temperatur terjadi dari suhu 800  C menjadi temperatur rata rata 34,70C . Selanjutnya pada sirip berjumlah 6 dari temperatur 8 0 C menjadi temperatur rata rata 40,50  C. Pada sirip berjumlah tiga penurunan temperatur terjadi dari  800C menjadi 45,30C. Sedangkan untuk tanpa sirip, penurunan temperaturnya terkecil, yaitu dari  850C menjadi 47 0C.


Dari hasil pengujian didapat penurunan suhu pada alat penukar kalor pipa ganda dengan sirip siku empat,yang dimana dengan ukuran panjang plat 40 cm dan tebal 1,25 mm pengaturan jumlah sirip dan  jarak sirip memberikan hasil yang berbeda. Harga rata rata koefisien perpindahan kalor total untuk alat penukar panas pipa ganda dengan tube menggunakan bahan Stainless Steel, sehingga jumlah kalor yang di transfer dari  fluida yang berada di tube ke fluida yang berada di shell juga berbeda. dengan Penambahan sirip pada sisi tube dengan jumlah yang berbeda sehingga luas permukaan tube yang diuji berbeda inilah yang menyebabkan perolehan nilai  penurunaan suhu memberikan hasil yang berbeda. Perolehan nilai penurunan suhu bahan tersebut mengalami peningkatan seiring dengan penambahan jumlah sirip dan kerapatan sirip yang terpasang. Jadi untuk penurunan suhu yang paling cepat turun dalam penelitian ini adalah tipe sirip 9 yaitu sebesar  45,3 0C.


 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-12-06
How to Cite
FACHRUDIN, Arif Rochman; GUMONO, Gumono; NUGROHO, Riyanto Heri. PENGARUH JUMLAH SIRIP TERHADAP PERPINDAHAN PANAS PADA DOUBLE PIPE HEAT EXCHANGER. Jurnal Teknik Mesin, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 68-71, dec. 2019. ISSN 2656-422X. Available at: <http://jurnal.pnk.ac.id/index.php/JTM/article/view/461>. Date accessed: 31 mar. 2020. doi: https://doi.org/10.32511/jtm.v2i2.461.