MODEL PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI STRATEGI PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN ROTE NDAO NUSA TENGGARA TIMUR

  • Maria CB Manteiro

Abstract

Pulau Rote adalah salah satu pulau di wilayah Nusa Tenggara Timur yang memiliki obyek dan
potensi wisata alam dan budaya yang unik dan menarik. Pengentasan kemiskinan melalui
pengembangan pariwisata yang berorientasi potensi setempat penting guna peningkatan pendapatan
dan kesejahteraannya. Pemberdayaan masyarakat miskin melalui pendekatan dan penyadaran
masyarakat diperlukan agar mereka dapat menggunakan dan memiliki akses control dalam
pengembangan desa wisata. Pulau Rote adalah salah satu pulau di wilayah Nusa Tenggara Timur
yang memiliki obyek dan potensi wisata alam dan budaya yang unik dan menarik yang dapat
mendatangkan banyak wisatawan baik local maupun mancanegara. Tetapi hal ini sangat disayangkan
dengan potensi alam yang begitu kaya tetapi masyarakat local masih hidup dalam kemiskinan.
Berbagai upaya pengentasan kemiskinan telah dilakukan oleh pemerintah salah satunya adalah
pengembangan desa wisata berbasisi kearifan lokal.
Populasi penelitian ini adalah semua kepala rumah tangga yang terlibat dalam kegiatan
pengembangan Desa Feapopi, Desa Kuli, dan Desa Sotimori. Sampel penelitian ditentukan secara
purposive, di masing-masing desa wisata ditentukan jumlah sampel penelitian sebanyak 60 orang
responden.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa belum adanya pengembangan desa wisata berbasis
kearifan local yang maksimal sebagai upaya pengentasan kemiskinan untuk mengatasi
ketidakberdayaan masyarakat miskin yang disebabkan oleh keterbatasan akses, kurangnya
pengetahuan dan keterampilan, terperangkap dalam kemiskinan (poverty trap) dan
ketidakberdayaan masyarakat. Oleh sebab itu diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk
mewujudkan kemandirian masyarakat di 3 (tiga) Desa tersebut, terutama meningkatkan keterlibatan
dan peran serta secara aktif masyarakat pada berbagai kegiatan peningkatan pendapatan dan
kesejahteraan serta adanya pemanfaatan Desa wisata oleh masyarakat maupun pemerintah setempat.
Strategi pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal di Kabupaten Rote Ndao perlu
memperhatikan hal-hal antara lain Pemasaran paket desa wisata yang menunjukkan nilai jual desa
tersebut, pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan dan menjaga kelestarian desa wisata itu
sendiri sebagai bagian dari potensi desa wisata tersebut. Desa Wisata Feapopi dapat dijadikan
alternatif model pengembangan desa wisata alam dan budaya, Desa Wisata Kuli dijadikan alternatif
model pengembangan desa wisata alam dan Desa Wisata Sotimori dijadikan alternatif model
pengembangan desa wisata alam dan budaya. Saran bagi pemerintah setempat perlu adanya master
plan untuk penyusunan sinergi antara pemerintah tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, dan

Published
2017-08-25
How to Cite
MANTEIRO, Maria CB. MODEL PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI STRATEGI PENGENTASAN KEMISKINAN DI KABUPATEN ROTE NDAO NUSA TENGGARA TIMUR. Bisman - Jurnal Bisnis & Manajemen, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 93-101, aug. 2017. ISSN 2477-2801. Available at: <http://jurnal.pnk.ac.id/index.php/bisman/article/view/56>. Date accessed: 25 sep. 2018.
Section
Articles