PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

  • Adrianus Ketmoen Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Indonesia
  • Ronald E. Renoat Politeknik Negeri Kupang, Indonesia

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2004-2018. 2) Untuk mengetahui Pengaruh Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2004-2018. 3) Untuk mengetahui Pengaruh Pengeluaran Pemerintah dan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2004-2018.


Penelitian ini menggunakan Data Kuantitatif yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka-angka. Sumber Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah Data sekunder yaitu sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data misalnya lewat orang lain atau lewat dokumen, dengan tingkat signifikan 5%. Terdapat 60 sampel dalam penelitian ini kemudian diolah dengan menggunakan Eviews 10 yang dianalisis dengan teknik analisis data yaitu 1) Uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. 2) statistik Inferensial yang terdiri dari analisis regresi linear berganda 3) Uji hipotesis yang terdiri dari uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi.


Hasil penelitian menunjukkan: 1) Pengeluaran pemerintah pada belanja langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan probabilitas sebesar 0,0283. 2) Pengeluaran pemerintah pada belanja tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan probabilitas sebesar 0,0419. 3) Tenaga kerja  berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan probabilitas sebesar 0,0014. 4) Secara simultan pengeluaran pemerintah pada belanja langsung dan belanja tidak langsung dan tenaga kerja berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi dengan probabilitas sebesar 0,001901. 5) Nilai Adjusted R-squared dalam penelitian ini adalah 0,654544 berarti nilai kontribusi seluruh variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen sebesar 65,45%. Sedangkan 34,55% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.


Berdasarkan hasil penelitian di atas diharapkan 1) Pemerintah meningkatkan Pengeluaran Pemerintah khususnya belanja langsung dan belanja tidak langsung dengan melihat dan menggali potensi PAD. 2) Pemerintah meningkatkan produktivitas tenaga kerja dengan pelatihan khusus untuk tenaga kerja serta berwirausaha.

Published
2021-12-30
How to Cite
KETMOEN, Adrianus; RENOAT, Ronald E.. PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. Bisman - Jurnal Bisnis & Manajemen, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 40-50, dec. 2021. ISSN 2477-2801. Available at: <http://jurnal.pnk.ac.id/index.php/bisman/article/view/853>. Date accessed: 19 may 2022. doi: https://doi.org/10.32511/bisman.v2i2.56.
Section
Articles