Variasi Perbandingan Semen Dan Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Dan Porositas Beton Berpori

Main Article Content

Dandi Dwi Satrio Gusneli Yanti Shanti Wahyuni Megasari

Abstract

Beton berpori memiliki nilai porositas tinggi yang terbuat dari semen, air dan agregat kasar. Salah satu karakteristik beton berpori adalah perbandingan semen dan agregat kasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan dan porositas. Penelitian ini menggunakan metode ACI-522R-10 dengan menggunakan agregat kasar ukuran 0,5-1 cm, 1-2 cm dan 2-3 cm. Perbandingan semen dan agregat kasar yang digunakan adalah 1:3, 1:4, 1:5, 1:6. Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Hasil porositas yang didapat pada semua campuran sudah masuk kedalam angka 15% - 35% dimana sesuai berdasarkan ACI 522R-10. Hasil kuat tekan tertinggi terdapat pada campuran VIII sebesar 16,03 MPa masuk syarat bata ringan mutu C dengan kuat tekan minimal 12,5 MPa digunakan untuk pejalan kaki.

Article Details

How to Cite
SATRIO, Dandi Dwi; YANTI, Gusneli; MEGASARI, Shanti Wahyuni. Variasi Perbandingan Semen Dan Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Dan Porositas Beton Berpori. JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil, [S.l.], v. 5, n. 2, p. 95-101, dec. 2020. ISSN 2621-9786. Available at: <http://jurnal.pnk.ac.id/index.php/jutek/article/view/669>. Date accessed: 28 july 2021. doi: https://doi.org/10.32511/juteks.v5i2.669.
Section
Articles

References

ACI 552R-10. (2010). Report on pervious concrete, American concrete institute.
Antoni, & Paul, N. (2007). Teknologi Beton. C.V Andi Offset.
Aprilianti, S., & Nadia. (2012). Analisis Pengaruh Beton dengan Bahan Admixture Naphtalene dan Polycarboxilate Terhadap Kuat Tekan Beton Normal. Konstruksia, 3(2), 33 – 40.
Dwita, E., Manalu, D. F., & Sabri, F. (2017). Analisis Pengaruh Penggunaan Batu Pecah Granit Pulau Bangka terhadap Kuat Tekan dan Porositas Beton Berpori sebagai Bahan Penutup Halaman. Fropil, 5(2), 86–96.
Jamal, M., Widiastuti, M., & Anugrah, A. T. (2017). Pengaruh Penggunaan Sikacim Concrete Additive Terhadap Kuat Tekan Beton dengan Menggunakan Agregat Kasar Bengalon dan Agregat Halus Pasir Mahakam. Prosiding Seminar Nasional Teknologi IV, 28–36.
Kardiyono, T. (2007). Teknologi Beton. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.
Musthofa, A. . (2015). Pengaruh Variasi Ukuran Gradasi Agregat Kasar Terhadap Kuat Tekan Beton Berpori. Universitas Jember.
National ready mixed concrete association (NRMCA). (2004). CIP 38 - Pervious Concrete. Concrete in Practice. What, Why and How?, 3.
Obla, K. H. (2007). Pervious Concrete for Sustainable Development. Proceedings of the 1st International Conference on Recent Advances in Concrete Technology, RAC 2007, 337–342.
Shandy, S., & Hermanto, J. (2019). Studi Korelasi Porositas Beton Terhadap Kuat Tekan Beton Rata - Rata Menggunakan Agregat Kasar Batu Angus. Jurnal Teknik, 12(1), 72–83.
SNI 03-0691-2001. (2001). Bata Beton (Paving Block). In Badan Standarisasi Nasional.
SNI 03-2847-2002. (2002). Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung. In Badan Standardisasi Nasional.
SNI 15-2049-2004. (2004). Semen Portland. In Badan Standar Nasional.
SNI 1974:2011. (2011). Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder. In Badan Standarisasi Nasional.
Yusra, A. (2019). Studi Eksperimental Beton Porous Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton. Universitas Lancang Kuning Pekanbaru.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.